Book Recommendations

Pengantar Filsafat Hukum

Filsafat hukum adalah cabang filsafat yang membicarakan apa hakikat hukum itu, apa tujuannya, mengapa dia ada dan mengapa orang harus tunduk kepada hukum.

Disamping menjawab pertanyaan masalah-masalah umum abstrak tersebut, filsafat hukum juga membahas soal-soal konkret mengenai hubungan antara hukum dan moral (etika) dan masalah keabsahan berbagai macam lembaga hukum.

Seringkali kita melihat dan menyaksikan secara langsung konflik-konflik yang terjadi dalam masyarakat, mulai dari pertengkaran suami-istri, antar tetangga, antar teman, pencurian, sengketa antara pebisnis, hingga kasus pembunuhan bahkan korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat Negara.

Bahkan tak jarang, hal tersebut sampai kemeja hijau dan permasalahannya diputuskan oleh hakim pengadilan, sebagai jalan terakhir untuk mendapatkan keadilan di dunia.

Akan tetapi putusan pengadilan seringkali dianggap kurang bijak karena tidak memberikan kepuasan terhadap masyarakat yang sedang mengalami persoalan hukum tersebut.

Dan bahkan hakim dianggap tidak lagi memberikan putusan yang adil dan banyak perkara yang diputuskan berdasarkan ‘pesanan’ tertentu melalui kerja sama antara aparat penegak hukum dengan pelaku pelanggaran hukum yang dengan kecerdasannya mampu membolakkan makna peraturan hukum dengan pendapat hakim.

Fenomena dan konflik-konflik keseharian di atas sering kita anggap remeh dalam kehidupan sehari-hari, bahkan sampai batas tertentu kita menjadi terpaku dengan konflik tersebut dan menganggap hal tersebut sebagai hal yang lumrah terjadi.

Meskipun demikian kita tidak pernah bisa melepaskan diri dari fenomena keseharian tersebut. Walaupun terkadang kita pernah bertanya, mengapa konflik tersebut terjadi?, mengapa ketidakadilan itu terjadi?, mengapa aparat hukum tidak bisa menegak kan keadilan?, dan banyak pertanyaan-pertanyaan yang lain.

Akan tetapi sebelum kita mendapatkan jawaban seringkali hal tersebut ditutupi kabut kepenatan, kekaburan pemahaman, dan anggapan masyarakat yang seringkali sesat dan perlu dipertanyakan lebih lanjut, sehingga kita memerlukan usaha yang lebih besar untuk mendapatkan jawaban tersebut.

Salah satu jalan untuk memurnikan keseharian kita, dan mendapatkan jawaban atas semua pertanyaan, serta lebih peka terhadap fenomena fenomena hukum yang terjadi khususnya di indonesia, yaitu dengan cara mempelajari filsafat hukum.

Pentingnya mempelajari filsafat hukum diharapkan untuk menyentuh diri kita, untuk mencari makna yang lebih mendalam dari sebuah konflik yang terjadi, membuat kita lebih memikirkan secara dalam ketika menyimpulkan atau mengambil tindakan.

Banyak orang menyangsikan/meragukan manfaat dan kegunaan mempelajari Filsafat Hukum dalam situasi dan kondisi Indonesia dewasa ini.

Walaupun kegunaan praktisnya secara langsung dalam memecahkan masalah-masalah hukum In Concreto tidak begitu menonjol, akan tetapi bagi mereka yang mempelajarinya paling tidak akan memperluas wawasan pengetahuannya tentang hukum.

Sumber: GRAMEDIA

Dasar-Dasar Filsafat dan Teori Hukum

Dalam upaya secara terus-menerus menyempurnakan isinya, beberapa kali buku Dasar-Dasar Filsafat dan Teori Hukum mengalami perbaikan dan penambahan materi agar semakin terpenuhi predikat sebagai suatu buku pengantar.

Materi yang terurai merupakan perpaduan antara materi filsafat hukum dan teori hukum. Penggunaan kata filsafat hukum pada judul buku adalah kurang tepat karena di dalamnya banyak ditampilkan pendapat atau pemikiran dari para pakar hukum yang berbobot teori hukum. Dalam bahasa Inggris judul buku ini lebih tepat menggunakan istilah Jurisprudence daripada Philosophy of Law atau Legal Philosophy. Dalam istilah Jurisprudence terkandung pengertian yang mencakup teori ataupun filsafat hukum yang tercakup berbagai pemikiran hukum, baik dari kalangan para pakar hukum maupun pakar ilmu hukum.

Berbeda dengan pada umumnya buku-buku yang menggunakan istilah Jurisprudence yang terbit di luar negeri, dalam buku ini uraian teori tidak atau belum dikaitkan dengan suatu kasus. Disadari selama ini kita mempelajari filsafat dan teori hukum materinya bersumber dari Dunia Barat (utamanya sistem Eropa Kontinental). Namun, dalam buku ini para pembaca diajak untuk menyimak dan mengkaji teori hukum yang ditemukan oleh para pakar atau filsuf hukum Indonesia sendiri.

Sumber: GRAMEDIA

Scroll to Top